Pentingnya Secara Rutin Mengganti Oli Mesin Mobil

Oli mesin yang seharusnya diganti dalam jangka waktu tertentu masih dianggap sepele oleh sebagian orang pemilik kendaraan bermotor masih  beranggapan bahwa penggantian oli  lebih dikarenakan rutinitas belaka. Padahal pelumas atau oli pada motor dan mobil merupakan komponen terpenting agar mesin dapat bekerja dengan semestinya. Tanpa cairan satu ini, mesin tidak dapat digunakan lantaran komponen di dalamnya tidak dapat bergerak.

Cairan yang berada diantara komponen bergerak ini memiliki peran sangat penting. Artinya, usia pakai mesin sangat tergantung dari kualitas oli mesin. Mengabaikan waktu penggantian oli mesin, sama saja dengan memperpendek usia pakai komponen akibat komponen bergerak mengalami keausan yang cukup parah.

Memang kerusakan komponen tidak langsung dirasakan oleh pemilik mobil saat lalai mengganti oli mesin untuk pertama atau kedua kalinya, melainkan dalam waktu yang cukup lama. Alhasil, kesadaran akan perawatan berkala pun kerap terabaikan. Biasanya, dampaknya baru terasa saat usia kendaraan melewati masa garansi atau sekitar 3-5 tahun.

Tapi tahukah Anda alasan sebenarnya oli mesin perlu diganti secara berkala dan dalam jangka waktu yang lebih singkat dari cairan mesin lainnya seperti transmisi, rem, power steering dan lainnya? Jawabannya hanya karena hadirnya bahan bakar di dalam mesin.

Akibat ada unsur bahan bakar pada ruang bakar, otomatis kontaminasi pun lebih rentan terjadi. Meski antar ruang bakar dan sistem pelumas mesin dibatasi oleh ring piston, kebocoran akan tetap terjadi. Apalagi bila mobil kerap digunakan dalam kondisi ‘stop and go’ alias sering melewati kemacetan lalu lintas.

Dampaknya, kemampuan oli dalam melumasi komponen menjadi menurun akibat kontaminasi dari bahan bakar yang menyusup masuk ke sistem oli. Sehebat apapun material yang diadopsi oleh produsen mobil, bahan bakar akan tetap menyusup masuk ke sistem oli. Meski mesin modern sekarang memiliki celah yang lebih rapat ketimbang mesin era 1990-an, sehingga usia pakai oli kini bisa mencapai 10.000 km.

Nah, artinya pelumas mesin wajib diganti secara berkala sesuai rekomendasi produsen mobil. Batasan jarak tempuh, tentu sudah dipertimbangkan agar performa dan komponen bergerak di dalam mesin tetap terlindungi.


Cetak