Pentingnya Mengecek Tekanan Angin Pada Ban

Ban adalah bagian dari kendaraan yang menyampaikan maksud dari pengendara dan tenaga kendaraan. Dengan menekan gas, mobil akan berjalan cepat dan jika menekan rem akan mobil melambat. Saat berada di belokan mobil akan bermanuver dengan mantap. Maksud pengendara disampaikan dengan baik melalui gesekan yang dihasilkan antara ban dan permukaan jalan.

beberapa fungsi dari ban guna menunjang keselamatan berkendara yaitu :

Pertama, menopang beban kendaraan. Berat mobil hampir 1,6 ton atau mendekati berat dari 32 orang dewasa. Dan angin pada ban berfungsi menopang beban.

Kedua, menyerap guncangan jalan. Ban menyerap guncangan saat mobil dijalankan pada jalan yang tidak rata. Angin di dalam ban berfungsi sebagai pegas.

Ketiga, meneruskan traksi dan gaya pengereman. Ban membuat mobil berjalan atau berhenti dengan memanfaatkan gesekkan antara ban dan jalan raya.

Keempat, merubah dan mengarahkan laju kendaraan. Perubahan posisi kemudi akan diikuti perubahan apda roda yang akan mengarahkan mobil pada tujuan yang dikehendaki

Cek Selalu Tekanan Ban Anda

Tekanan angin pada ban akan mengurang meski kendaraan tidak anda gunakan. Pastikan untuk memeriksa tekanan angin sebulan sekali. Tekanan angin akan berkurang secara alami. Jika tekanan angin pada ban berkurang maka ketika anda memutar kemudi maka mobil akan berbelok tidak dengan arah yang benar di jalan, dan ini sangat berbahaya.

Tekanan angin akan berkurang secara alami sekitar 1-3 setiap bulannya. Oleh karena itu dianjurkan memeriksanya sebulan sekali saat ban dalam keadaan dingin. Tekanan angin yang tepat berbeda untuk setiap mobil. Standar tekanan angin tertulis pada stiker yang tertempel di pintu pengemudi.

Takaran Tekanan Angin Ban

Berikut Takaran Angin Pada Ban yang Harus di Ketahui Untuk honda Mobilio sendiri ukuran tekanan ban depan dan belakang sebagai berikut tekanan ban depan 30, tekanan ban belakang 30. Sedangkan untuk toyota Innova Reborn yaitu tekanan ban depan 40, tekanan ban belakang 42.

Memeriksa tekanan angin bisa dengan cara memasukkan alat periksa tekanan pada pentil dan periksa tekanannya. Untuk memeriksa kebocoran pada ban gunakan air sabun pada pentil, gelembung yang muncul merupakan tanda kebocoran. Jangan lupa untuk menutup kembali pentil setelah selesai, dan pastikan tutup pentil bebas dari kerusakan atau kebocoran. Tak lupa periksa pula ban cadangan.

Seperti dilangsir dari otosia.com Takaran Angin Pada Ban yang Harus di Ketahui sangat dianjurkan untuk memakai nitrogen karena penggunaan nitrogen dapat mengurangi tekanan ban yang dapat berkurang secara alami.Keuntungan memakai nitrogen, diantaranya, kebocoran yang lebih sedikit daripada angin biasa. Angin yang cukup memperbaiki manuver, keausan tidak rata dan hemat BBM.


Cetak